
Sebagai bagian dari upaya membangun kesiapsiagaan sejak dini, Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya berkolaborasi dalam pelaksanaan pelatihan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di SMP-SMTK Pelangi Kristus, Surabaya. Kegiatan ini dilaksanakan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup, serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.
Pelatihan ini menyasar seluruh warga sekolah, termasuk siswa, guru, dan staf, sebagai bentuk edukasi terpadu dalam menghadapi berbagai jenis potensi bencana di lingkungan sekolah. Materi yang diberikan mencakup simulasi evakuasi gempa bumi, edukasi dasar penanggulangan kebakaran, pengenalan risiko banjir, sosialisasi ketertiban umum, dan pengelolaan lingkungan berbasis mitigasi.
Keterlibatan DSDABM dalam kegiatan ini difokuskan pada edukasi terkait pengelolaan air, saluran drainase, dan antisipasi genangan di lingkungan sekolah. Tim kami turut memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kebersihan saluran air serta peran warga sekolah dalam mendeteksi potensi aliran air tersumbat yang dapat menyebabkan genangan lokal. Informasi ini disampaikan melalui metode interaktif agar mudah dipahami oleh peserta didik.
Pelatihan SPAB bertujuan membentuk sekolah tangguh yang tidak hanya siap secara fisik, tetapi juga secara mental dan sosial dalam menghadapi bencana. Melalui kegiatan ini, kami berharap siswa dapat tumbuh dengan kesadaran akan pentingnya kepedulian terhadap keselamatan diri, lingkungan, dan sesama. Seperti yang disampaikan dalam sesi edukasi, “Sekolah tangguh dimulai sejak dini dengan edukasi yang membangun kesiapsiagaan, kepedulian, dan ketangguhan terhadap bencana.”
DSDABM akan terus mendukung upaya lintas sektor dalam menciptakan ruang belajar yang aman, adaptif, dan tangguh terhadap risiko bencana. Kami percaya bahwa pendidikan kebencanaan yang dimulai dari sekolah adalah investasi penting untuk masa depan kota yang lebih siap dan peduli.
Temukan juga di: https://www.instagram.com/p/DMefp4fBrcV/



