Normalisasi Saluran di Kendalsari Selatan dan Kebraon, Upaya DSDABM Cegah Genangan Kota

Sebagai bagian dari upaya rutin menjaga sistem drainase perkotaan agar berfungsi optimal, Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya terus melakukan kegiatan normalisasi saluran di berbagai titik wilayah kota. Dua lokasi yang menjadi fokus pekerjaan terbaru adalah Jl. Kendalsari Selatan dan permukiman Kebraon, yang sama-sama mengalami penurunan kapasitas aliran akibat sedimentasi dan penumpukan sampah.

Di Jl. Kendalsari Selatan, Satgas Drainase melakukan pengangkatan lumpur dan material endapan di sepanjang saluran yang membentang mengikuti jalur jalan utama. Tujuan utamanya adalah mengembalikan daya tampung air sesuai desain awal, agar dapat mencegah luapan saat terjadi hujan deras. Lokasi ini menjadi titik rawan karena posisinya yang cukup padat dan terhubung langsung dengan saluran sekunder kota.

Sementara itu, di permukiman Kebraon, kegiatan serupa juga dilaksanakan pada saluran lingkungan yang kondisinya sudah mengalami pendangkalan. Mengingat kawasan ini merupakan area hunian padat, pekerjaan dilakukan secara bertahap dan terukur agar tidak mengganggu aktivitas warga sehari-hari. Pembersihan dilakukan mulai dari titik kritis berdasarkan hasil pemantauan lapangan serta masukan masyarakat.

Seluruh proses normalisasi dilakukan oleh tim Satgas Drainase DSDABM dengan peralatan kerja lapangan, tetap memperhatikan kebersihan area sekitar serta keselamatan kerja. Selain itu, tim juga turut menyampaikan imbauan langsung kepada warga agar tidak membuang sampah ke saluran, sebagai langkah preventif agar fungsi saluran tetap terjaga secara berkelanjutan.

Normalisasi ini merupakan bagian dari strategi pemeliharaan rutin yang dijalankan sepanjang tahun, untuk menjaga kesiapan Surabaya dalam menghadapi musim penghujan. Kami percaya bahwa keberhasilan pengelolaan drainase tidak hanya bergantung pada pengerukan saluran, tetapi juga pada partisipasi aktif masyarakat dalam menjaganya.

Temukan juga di:
📍 Kendalsari Selatan → https://www.instagram.com/p/DPFsF9rEgKH/
📍 Kebraon → https://www.instagram.com/p/DPKvKnPEkcI/

Read More

DSDABM Tangani Genangan dan Jalan Rusak Demi Kenyamanan Warga Surabaya

Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) terus berkomitmen dalam menjaga dan meningkatkan kualitas infrastruktur dasar kota. Dua titik penanganan yang tengah menjadi prioritas adalah wilayah permukiman Wiyung dan Jl. Rungkut Kidul, yang masing-masing terkait dengan penanganan genangan dan perbaikan jalan berlubang.

Di kawasan Wiyung, DSDABM tengah membangun saluran drainase baru guna mengurangi potensi genangan saat musim hujan. Proses pembangunan dilakukan secara bertahap dan menyasar titik-titik rawan berdasarkan pemetaan teknis dan masukan warga. Pembangunan ini melibatkan pengerjaan saluran baru serta perbaikan sistem drainase eksisting agar air hujan dapat mengalir lebih cepat ke saluran pembuangan akhir. Pekerjaan juga tetap memperhatikan akses lingkungan agar tidak mengganggu aktivitas warga sehari-hari.

Sementara itu, di Jl. Rungkut Kidul, tim pemeliharaan jalan melakukan perbaikan pada ruas jalan berlubang melalui metode penambalan cepat menggunakan aspal panas. Penanganan ini dilakukan sebagai respons atas laporan masyarakat dan hasil monitoring lapangan, guna meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan. Meskipun bersifat sementara, perbaikan ini penting untuk mencegah kerusakan jalan yang lebih luas dan meminimalisir risiko kecelakaan lalu lintas.

Kedua kegiatan ini menunjukkan bahwa DSDABM tidak hanya fokus pada pembangunan baru, tetapi juga pada pemeliharaan rutin sebagai bentuk pelayanan langsung kepada masyarakat. Infrastruktur yang fungsional dan terawat menjadi kunci bagi kelancaran aktivitas warga dan daya saing kota secara keseluruhan.

Kami mengajak warga untuk turut serta menjaga fasilitas yang telah dibangun serta aktif melaporkan jika menemukan saluran tersumbat atau jalan rusak di wilayahnya. Surabaya yang aman, lancar, dan nyaman hanya dapat terwujud melalui kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.

Temukan juga di:
📍 Pembangunan Saluran Wiyung → https://www.instagram.com/p/DPAfj5fEhp6/
📍 Perbaikan Jalan Rungkut Kidul → https://www.instagram.com/reel/DO-PRRWkg8a/

Read More

Edukasi Kesiapsiagaan Musim Hujan untuk Siswa Sekolah Dasar

Sebagai upaya menghadapi musim penghujan, Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya menggelar pelatihan dan simulasi di SDN Gubeng 1 Surabaya. Kegiatan ini melibatkan siswa dan guru dengan tujuan menanamkan pengetahuan dan keterampilan sejak dini dalam menghadapi potensi banjir.

Dalam pelatihan ini, siswa diberikan pemahaman tentang siklus hujan, penyebab genangan, dan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Guru turut mendampingi, sehingga kegiatan berjalan lebih efektif. Kami juga memberikan contoh nyata bagaimana saluran air dapat tersumbat akibat sampah, serta cara mencegahnya dengan tindakan sederhana di sekolah maupun rumah.

Selain teori, siswa terlibat aktif dalam simulasi yang dirancang agar mudah dipahami. Mereka belajar membersihkan area sekitar, menata lingkungan agar tetap rapi, hingga melakukan langkah awal ketika genangan mulai terjadi. Dengan metode ini, siswa tidak hanya memahami konsep, tetapi juga terbiasa menerapkan tindakan nyata.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa peran DSDABM tidak sebatas pada pembangunan dan perawatan infrastruktur. Edukasi masyarakat, terutama generasi muda, adalah bagian penting dalam mewujudkan ketahanan kota. Melalui langkah kecil di sekolah, kami ingin menciptakan kebiasaan baik yang berdampak besar bagi lingkungan.

Kami berharap, dengan adanya kegiatan ini, para siswa mampu membawa pulang pengetahuan tersebut dan menjadi teladan bagi keluarga serta masyarakat sekitar. Surabaya yang bersih, aman, dan tangguh akan terwujud dengan kerja sama semua pihak.

Temukan juga di:https://www.instagram.com/reel/DO40KHqEuV-/?igsh=MWxnenNlZnNhd3p6dw%3D%3D

Read More

Bozem Ketintang Permai Solusi Atasi Genangan Kota Surabaya

Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya menghadirkan langkah nyata untuk mengurangi genangan air dengan membangun bozem di kawasan Ketintang Permai pada tahun 2025. Program ini dilaksanakan untuk menjawab permasalahan genangan lokal yang kerap muncul setiap kali hujan deras, terutama di kawasan padat aktivitas seperti Ketintang Permai.

Pembangunan bozem ini diawali dengan penertiban 22 bangunan liar di Jalan Ketintang Permai. Penertiban dilakukan oleh Satpol PP bersama perangkat daerah terkait demi mengamankan aset pemerintah kota dan membuka ruang untuk pembangunan infrastruktur penampungan air. Lahan yang telah disterilkan kini siap difungsikan sebagai bozem penampungan air sekaligus area fasilitas umum yang bermanfaat bagi warga.

Secara teknis, Bozem Ketintang Permai dirancang terintegrasi dengan jaringan drainase kota, termasuk pintu air dan rumah pompa di sekitarnya. Dengan integrasi ini, aliran air dapat dikendalikan lebih efektif sehingga tidak menumpuk di saluran utama. Kehadiran bozem ini akan mengurangi frekuensi genangan, menjaga akses jalan, dan melindungi aktivitas ekonomi warga ketika musim hujan tiba.

Manfaat bozem tidak berhenti pada fungsi teknis. Jika memungkinkan, sebagian lahan juga akan diarahkan untuk ruang publik sederhana sehingga warga dapat menikmati tambahan fasilitas lingkungan. Hal ini mempertegas komitmen kami bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya berbicara soal pengendalian air, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Kami mengingatkan bahwa keberhasilan fungsi bozem tidak hanya bergantung pada pembangunan, melainkan juga pada partisipasi warga. Sampah yang masuk ke saluran air dapat menghambat fungsi penampungan. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kebersihan area sekitar bozem. “Boezem bukan cuma pekerjaan pemerintah – ini infrastruktur untuk keselamatan dan kenyamanan kita bersama. Yuk, dukung dan jaga fasilitas publik ini!”

Dengan gotong royong pemerintah dan warga, kami percaya Bozem Ketintang Permai akan menjadi solusi berkelanjutan dalam menanggulangi genangan serta menjadikan Surabaya kota yang semakin tangguh.

Temukan juga di: https://www.instagram.com/p/DOr-e66ErHU/?img_index=1

Read More

Pasca Normalisasi Sungai Kalianak, Kerja Bakti Angkut Sampah hingga 10 Dump Truck

 

Proses penataan dan pemulihan Sungai Kalianak terus berlanjut. Setelah rampungnya normalisasi tahap pertama di kawasan tersebut, Pemerintah Kota Surabaya melalui kolaborasi antara Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) dan Satpol PP Surabaya melaksanakan kegiatan kerja bakti massal pada Minggu, 14 September 2025.

Kegiatan dimulai dari titik STA 0+000 Sungai Kalianak sisi timur. Dalam satu hari pelaksanaan, lebih dari 10 dump truck dikerahkan untuk mengangkut tumpukan sampah yang terkumpul di sepanjang bantaran sungai. Jenis sampah yang diangkat meliputi limbah domestik, plastik, ranting pohon, hingga puing-puing ringan yang sebelumnya berpotensi menyumbat aliran air dan menimbulkan genangan.

Kerja bakti ini merupakan kelanjutan dari kegiatan normalisasi yang telah dilakukan pada tahap awal, di mana sungai dibersihkan dari sedimentasi, penyempitan alur, dan penghalang aliran air lainnya. Jika tahap normalisasi fokus pada pengerjaan alat berat dan struktur teknis, maka kerja bakti ini lebih menitikberatkan pada pembersihan manual dan edukasi langsung kepada warga.

Petugas dari Satpol PP dan DSDABM juga aktif memberikan imbauan kepada masyarakat sekitar, mengajak untuk tidak membuang sampah ke sungai serta membangun kesadaran kolektif terhadap pentingnya menjaga kebersihan dan fungsi ekosistem sungai. Upaya ini tidak hanya sebagai tindakan pasca-proyek, namun bagian dari pembangunan budaya peduli lingkungan jangka panjang.

Kami percaya bahwa keberhasilan penataan sungai tidak hanya bergantung pada pembangunan fisik, tetapi juga pada keterlibatan warga dalam merawat hasilnya. DSDABM akan terus mendorong sinergi antarinstansi dan masyarakat demi mewujudkan sungai yang bersih, aman, dan bermanfaat bagi kehidupan kota.

Temukan juga di:

https://www.instagram.com/p/DOlE7WTEsUb/
https://www.instagram.com/p/DOluuyNEsv5/

Read More

Surabaya Bergerak, Infrastruktur Kuat untuk Kota Tangguh

Surabaya terus berbenah menghadapi tantangan zaman. Melalui Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM), kami hadir untuk mewujudkan infrastruktur yang lebih baik demi kenyamanan warga. Dengan siapa, kapan, dan bagaimana, seluruh langkah kami diarahkan agar Surabaya semakin maju, warganya tenang, dan kota tetap tangguh menghadapi cuaca ekstrem.

Dalam menghadapi perubahan iklim yang kian tidak menentu, kesiapsiagaan menjadi kunci. Saat ini, DSDABM mengoperasikan 315 unit pompa dengan kapasitas sedot hingga 513 m³/detik, serta memantau 77 pintu air secara nonstop. Tim siaga kami bekerja 24 jam penuh dalam 3 shift, memastikan aliran air tetap terkendali agar potensi banjir dapat diminimalisir. Upaya ini adalah bentuk keseriusan kami melindungi warga dari dampak cuaca ekstrem.

Selain itu, perbaikan infrastruktur jalan dan jalur pedestrian terus dilakukan. Jalan-jalan utama yang menjadi urat nadi mobilitas kota diperbaiki agar lebih aman dan nyaman dilalui. Jalur pedestrian juga ditata agar ramah bagi pejalan kaki, menciptakan ruang kota yang lebih tertib, inklusif, dan mendukung aktivitas masyarakat. Infrastruktur yang tangguh adalah fondasi bagi kota yang terus bergerak maju.

Semua upaya ini berangkat dari semangat kolaborasi bersama warga. Kami percaya, “Bersama warganya, Surabaya makin tangguh hadapi tantangan kota.” DSDABM berkomitmen untuk selalu hadir mendampingi, menjaga, dan membangun, sehingga Surabaya bukan hanya sekadar bertahan, tetapi juga tumbuh sebagai kota yang adaptif dan berdaya saing.

Mari kita bersama-sama wujudkan Surabaya Bergerak 2025, demi kota yang maju, berdaya, dan menenangkan hati seluruh warganya.

Temukan juga di: https://www.instagram.com/p/DOckyG_kg9S/?utm_source=ig_web_copy_link&igsh=NTc4MTIwNjQ2YQ==

Read More

Tabebuya Mekar, Koridor Surabaya Kian Cantik Menyenangkan Bagi Pejalan Kota

Kami di DSDABM Kota Surabaya mengabarkan suasana musim berbunga yang tengah merekah di koridor-koridor pedestrian. Pada pekan ini, tabebuya menampakkan warna terbaiknya di sejumlah sudut kota, menghadirkan pemandangan yang sedap dipandang dan teduh untuk dilalui. Momentum ini kami hadirkan bagi warga yang beraktivitas berjalan kaki—pagi, siang, maupun sore—agar pengalaman bergerak di ruang publik terasa lebih nyaman, aman, dan menyenangkan.

Kehadiran tabebuya memberi nuansa lembut pada lanskap kota. “Beberapa sudut kota kini diselimuti indahnya bunga tabebuya yang bermekaran,” menjadi kesan yang kuat saat kita melintasi jalur pedestrian. Ranting-ranting yang dipenuhi bunga menambah tekstur visual di sepanjang koridor; dari kejauhan, kelopak berwarna terlihat seperti selimut tipis yang meneduhkan. Di beberapa titik, latar pepohonan memberi kontras yang apik terhadap aktivitas lalu lintas kota, sehingga koridor tampil hidup tanpa kehilangan ketenangannya.

Pengalaman berjalan kaki pun terasa khas musim berbunga. “Warna-warni kelopaknya membuat jalur pedestrian terlihat seperti taman berjalan,” demikian gambaran yang tergambar di lapangan. Para pejalan menikmati ritme langkah yang lebih santai di bawah naungan kanopi tabebuya; sebagian berhenti sejenak untuk mengamati kelopak yang bergoyang tertiup angin, sebelum kembali melanjutkan perjalanan. Pemandangan ini selaras dengan ungkapan warga di media sosial yang ringkas namun hangat: “Surabaya lagi cantik banget 🥰🌸”.

Kami mengundang masyarakat untuk menikmati momen ini secara tertib: gunakan jalur pedestrian yang tersedia, jaga kebersihan, dan apresiasi keindahan kota dengan cara-cara sederhana yang mencerminkan kedewasaan warga Surabaya. Semoga hamparan tabebuya memperkaya suasana ruang publik, menegaskan karakter kota yang ramah bagi pejalan kaki, serta menumbuhkan kebanggaan kita bersama atas wajah Surabaya hari ini.

Temukan juga di: https://www.instagram.com/reel/DOUvj7nkgnP/?igsh=em0zb2k2ZXU2bGdv

Read More

Penertiban Bangunan Liar di Sempadan Saluran Surabaya

Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya bersama perangkat daerah terkait mendampingi kegiatan penertiban dan pembongkaran bangunan liar yang berdiri di atas sempadan saluran milik Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (DPUSDA) Provinsi Jawa Timur. Kegiatan ini berlangsung pada awal pekan di salah satu kawasan padat penduduk di Surabaya.

Penertiban dilakukan karena bangunan-bangunan tersebut melanggar aturan tata ruang sekaligus menghambat fungsi saluran air. Sejumlah alat berat diturunkan untuk mempercepat proses pembongkaran, dibantu petugas lapangan serta aparat keamanan yang memastikan jalannya kegiatan tetap kondusif. Sebelum tindakan fisik dilakukan, warga pemilik bangunan telah mendapatkan sosialisasi dan pemberitahuan resmi terkait rencana penertiban ini.

Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Surabaya menyampaikan bahwa langkah ini penting untuk menjaga kelancaran aliran air serta mencegah terjadinya genangan dan banjir di kawasan sekitarnya. “Bangunan yang berdiri di atas sempadan saluran berpotensi mengganggu fungsi infrastruktur kota. Oleh karena itu, penertiban ini merupakan upaya bersama agar lingkungan lebih tertib dan masyarakat dapat merasakan manfaat infrastruktur yang optimal,” ungkapnya.

Selain pembongkaran fisik, petugas juga melakukan pembersihan puing-puing bangunan dan normalisasi saluran agar dapat kembali difungsikan sebagaimana mestinya. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Surabaya untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola lingkungan perkotaan.

DSDABM Surabaya mengajak seluruh warga kota untuk ikut menjaga lingkungan dengan tidak mendirikan bangunan di area yang dilarang, khususnya di atas sempadan saluran. “Mari kita jaga lingkungan kita dan bersama-sama meningkatkan sifat tertib dalam bernegara,” sebagaimana disampaikan pula dalam ajakan resmi yang menyertai kegiatan ini.

Melalui penertiban ini, diharapkan tercipta ruang kota yang lebih tertata, aliran air yang lebih lancar, serta kualitas hidup masyarakat yang lebih baik.

Temukan juga di: https://www.instagram.com/p/DOKn4tUEihd

Read More

DSDABM dan OPD Terkait Gerak Cepat Pulihkan Fasilitas dan Ajak Jaga Kota

Sabtu, 30 Agustus 2025 — Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM), bersama OPD terkait, bergerak cepat menangani dampak demonstrasi yang berlangsung di pusat kota. Tim gabungan langsung diterjunkan untuk membersihkan sisa gas air mata, memperbaiki trotoar dan pagar pembatas, serta menghapus coretan dari sejumlah fasilitas publik yang terdampak.

Respon cepat ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga kondusivitas kota. Sejumlah titik seperti jalur pedestrian, halte, dan penerangan jalan umum langsung dibersihkan dan dirapikan untuk memastikan warga dapat kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman.

Seiring dengan penanganan di lapangan, DSDABM juga menyampaikan pesan sosial kepada warga Surabaya melalui media visual. Dalam video singkat yang ditayangkan, masyarakat diajak untuk bersama-sama menjaga ruang publik dan menghindari tindakan perusakan. Pesan seperti “Lindungi sesama warga,” “Jangan rusak fasilitas publik,” hingga “Demo boleh, rusuh jangan” menjadi pengingat bahwa setiap aksi di ruang publik seharusnya tetap dibarengi dengan tanggung jawab sosial.

Fasilitas umum adalah milik kita bersama. Ketika rusak, yang terdampak bukan hanya pemerintah, tapi seluruh warga kota. Oleh karena itu, selain respons cepat dari dinas teknis, keterlibatan masyarakat dalam menjaga dan merawat hasil pembangunan menjadi bagian yang tak terpisahkan dari keberlanjutan kota.

DSDABM berkomitmen untuk terus menjaga infrastruktur kota tetap dalam kondisi prima, namun kami percaya — kota yang tertib dan nyaman hanya dapat terwujud bila dijaga bersama.

Temukan juga di:
📍 Penanganan Pascademo → https://www.instagram.com/p/DN-JfxgifzX/

📍 Pesan Sosial untuk Warga → https://www.instagram.com/reel/DOAY0BiEtZ4/

Read More
instagram default popup image round
Follow Me
502k 100k 3 month ago
Share

PENGUMUMAN PERINGATAN!! KEPADA PEMILIK REKLAME TANPA IJIN DI JL. DOKTOR IR. HAJI SOEKARNO -UNTUK SEGERA DIBONGKAR-