Kami di DSDABM Kota Surabaya mengabarkan suasana musim berbunga yang tengah merekah di koridor-koridor pedestrian. Pada pekan ini, tabebuya menampakkan warna terbaiknya di sejumlah sudut kota, menghadirkan pemandangan yang sedap dipandang dan teduh untuk dilalui. Momentum ini kami hadirkan bagi warga yang beraktivitas berjalan kaki—pagi, siang, maupun sore—agar pengalaman bergerak di ruang publik terasa lebih nyaman, aman, dan menyenangkan.
Kehadiran tabebuya memberi nuansa lembut pada lanskap kota. “Beberapa sudut kota kini diselimuti indahnya bunga tabebuya yang bermekaran,” menjadi kesan yang kuat saat kita melintasi jalur pedestrian. Ranting-ranting yang dipenuhi bunga menambah tekstur visual di sepanjang koridor; dari kejauhan, kelopak berwarna terlihat seperti selimut tipis yang meneduhkan. Di beberapa titik, latar pepohonan memberi kontras yang apik terhadap aktivitas lalu lintas kota, sehingga koridor tampil hidup tanpa kehilangan ketenangannya.
Pengalaman berjalan kaki pun terasa khas musim berbunga. “Warna-warni kelopaknya membuat jalur pedestrian terlihat seperti taman berjalan,” demikian gambaran yang tergambar di lapangan. Para pejalan menikmati ritme langkah yang lebih santai di bawah naungan kanopi tabebuya; sebagian berhenti sejenak untuk mengamati kelopak yang bergoyang tertiup angin, sebelum kembali melanjutkan perjalanan. Pemandangan ini selaras dengan ungkapan warga di media sosial yang ringkas namun hangat: “Surabaya lagi cantik banget 🥰🌸”.
Kami mengundang masyarakat untuk menikmati momen ini secara tertib: gunakan jalur pedestrian yang tersedia, jaga kebersihan, dan apresiasi keindahan kota dengan cara-cara sederhana yang mencerminkan kedewasaan warga Surabaya. Semoga hamparan tabebuya memperkaya suasana ruang publik, menegaskan karakter kota yang ramah bagi pejalan kaki, serta menumbuhkan kebanggaan kita bersama atas wajah Surabaya hari ini.
Temukan juga di: https://www.instagram.com/reel/DOUvj7nkgnP/?igsh=em0zb2k2ZXU2bGdv




