Sabtu, 30 Agustus 2025 — Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM), bersama OPD terkait, bergerak cepat menangani dampak demonstrasi yang berlangsung di pusat kota. Tim gabungan langsung diterjunkan untuk membersihkan sisa gas air mata, memperbaiki trotoar dan pagar pembatas, serta menghapus coretan dari sejumlah fasilitas publik yang terdampak.
Respon cepat ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga kondusivitas kota. Sejumlah titik seperti jalur pedestrian, halte, dan penerangan jalan umum langsung dibersihkan dan dirapikan untuk memastikan warga dapat kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman.
Seiring dengan penanganan di lapangan, DSDABM juga menyampaikan pesan sosial kepada warga Surabaya melalui media visual. Dalam video singkat yang ditayangkan, masyarakat diajak untuk bersama-sama menjaga ruang publik dan menghindari tindakan perusakan. Pesan seperti “Lindungi sesama warga,” “Jangan rusak fasilitas publik,” hingga “Demo boleh, rusuh jangan” menjadi pengingat bahwa setiap aksi di ruang publik seharusnya tetap dibarengi dengan tanggung jawab sosial.
Fasilitas umum adalah milik kita bersama. Ketika rusak, yang terdampak bukan hanya pemerintah, tapi seluruh warga kota. Oleh karena itu, selain respons cepat dari dinas teknis, keterlibatan masyarakat dalam menjaga dan merawat hasil pembangunan menjadi bagian yang tak terpisahkan dari keberlanjutan kota.
DSDABM berkomitmen untuk terus menjaga infrastruktur kota tetap dalam kondisi prima, namun kami percaya — kota yang tertib dan nyaman hanya dapat terwujud bila dijaga bersama.
Temukan juga di:
📍 Penanganan Pascademo → https://www.instagram.com/p/DN-JfxgifzX/
📍 Pesan Sosial untuk Warga → https://www.instagram.com/reel/DOAY0BiEtZ4/







