Ketika tim kami melakukan pengecekan rutin di Jalan Ikan Dorang, kondisi saluran menunjukkan tanda yang mengkhawatirkan. Air tampak menghitam, bercampur limbah oli dan sampah domestik yang menyatu dengan sedimen. Situasi ini tidak hanya mengganggu estetika lingkungan, tetapi juga berpotensi memicu genangan saat hujan turun di wilayah Surabaya.
Sebagai tindak lanjut, kami di Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) segera menurunkan tim satgas untuk melakukan normalisasi. Pengerukan sedimen dan pembersihan dilakukan secara menyeluruh agar aliran air kembali lancar dan fungsi saluran pulih sepenuhnya.
Kami memandang persoalan ini bukan sekadar teknis, tetapi juga persoalan perilaku lingkungan. Limbah oli yang dibuang sembarangan dapat mencemari air dan merusak sistem drainase. Oleh karena itu, selain bekerja di lapangan, kami juga terus melakukan edukasi kepada warga dan pelajar SDN agar kesadaran menjaga lingkungan tumbuh sejak dini.
Surabaya bersih bukan hanya hasil kerja pemerintah, melainkan hasil kepedulian bersama. Mari hentikan kebiasaan membuang limbah ke saluran air demi lingkungan yang lebih sehat.
Temukan juga di: https://www.instagram.com/p/DU2RCXEkoXN/






