Upaya penataan infrastruktur drainase di Kota Surabaya terus dilakukan secara bertahap. Setelah penertiban bangunan yang berdiri di atas saluran di kawasan Tanjung Sari, kami di Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) melanjutkan kegiatan dengan melakukan pembersihan saluran yang sebelumnya tertutup serta dipenuhi sampah.
Tim lapangan melakukan pengangkatan material sampah, pembersihan endapan, serta memastikan jalur aliran air kembali terbuka. Langkah ini dilakukan untuk mengembalikan fungsi saluran sebagai bagian penting dari sistem drainase kota.
Saluran yang berfungsi optimal berperan besar dalam mengalirkan air hujan serta mencegah terjadinya genangan. Oleh karena itu, penanganan saluran tidak hanya dilakukan saat terjadi masalah, tetapi juga melalui pemeliharaan dan penataan secara berkelanjutan.
Namun demikian, upaya menjaga kebersihan saluran tidak dapat berjalan efektif tanpa dukungan masyarakat. Kebiasaan membuang sampah ke saluran air menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan penyumbatan dan gangguan aliran air.
Melalui berbagai kegiatan sosialisasi dan edukasi, termasuk kepada siswa SDN di sekitar wilayah kerja, kami terus mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Kesadaran menjaga saluran air perlu ditanamkan sejak dini agar menjadi budaya bersama.
Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan sistem drainase kota dapat terus terjaga dengan baik sehingga Surabaya tetap menjadi kota yang bersih, sehat, dan nyaman untuk ditinggali.
Temukan juga di: https://www.instagram.com/p/DVp0opakqjI/






