Pembangunan infrastruktur kota saat ini tidak hanya berfokus pada satu aspek, tetapi mengedepankan pendekatan terintegrasi. Hal ini tercermin dalam kegiatan revitalisasi pedestrian di kawasan Gayungan, Kota Surabaya, yang kami laksanakan melalui DSDABM.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan keselamatan pejalan kaki dengan menyediakan jalur yang lebih aman dan nyaman. Selain itu, perbaikan juga dilakukan untuk meningkatkan kualitas estetika kawasan sehingga lingkungan menjadi lebih tertata dan menarik.
Tidak hanya itu, aspek drainase juga menjadi perhatian utama dalam revitalisasi ini. Penyesuaian sistem saluran air di sekitar pedestrian dilakukan agar aliran air tetap lancar dan tidak menimbulkan genangan yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat.
Pendekatan terintegrasi ini menjadi bagian dari upaya menciptakan infrastruktur kota yang tidak hanya fungsional, tetapi juga berkelanjutan. Setiap elemen dirancang untuk saling mendukung, mulai dari keselamatan, kenyamanan, hingga pengelolaan lingkungan.
Kami juga terus melakukan edukasi kepada masyarakat dan siswa SDN mengenai pentingnya menjaga fasilitas umum serta memahami fungsi infrastruktur kota dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan keterlibatan masyarakat, fasilitas yang telah dibangun dapat terus terjaga dan memberikan manfaat jangka panjang.
Temukan juga di: https://www.instagram.com/p/DW-dE71EneX/





