Category: Berita

Pasca Normalisasi Sungai Kalianak, Kerja Bakti Angkut Sampah hingga 10 Dump Truck

 

Proses penataan dan pemulihan Sungai Kalianak terus berlanjut. Setelah rampungnya normalisasi tahap pertama di kawasan tersebut, Pemerintah Kota Surabaya melalui kolaborasi antara Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) dan Satpol PP Surabaya melaksanakan kegiatan kerja bakti massal pada Minggu, 14 September 2025.

Kegiatan dimulai dari titik STA 0+000 Sungai Kalianak sisi timur. Dalam satu hari pelaksanaan, lebih dari 10 dump truck dikerahkan untuk mengangkut tumpukan sampah yang terkumpul di sepanjang bantaran sungai. Jenis sampah yang diangkat meliputi limbah domestik, plastik, ranting pohon, hingga puing-puing ringan yang sebelumnya berpotensi menyumbat aliran air dan menimbulkan genangan.

Kerja bakti ini merupakan kelanjutan dari kegiatan normalisasi yang telah dilakukan pada tahap awal, di mana sungai dibersihkan dari sedimentasi, penyempitan alur, dan penghalang aliran air lainnya. Jika tahap normalisasi fokus pada pengerjaan alat berat dan struktur teknis, maka kerja bakti ini lebih menitikberatkan pada pembersihan manual dan edukasi langsung kepada warga.

Petugas dari Satpol PP dan DSDABM juga aktif memberikan imbauan kepada masyarakat sekitar, mengajak untuk tidak membuang sampah ke sungai serta membangun kesadaran kolektif terhadap pentingnya menjaga kebersihan dan fungsi ekosistem sungai. Upaya ini tidak hanya sebagai tindakan pasca-proyek, namun bagian dari pembangunan budaya peduli lingkungan jangka panjang.

Kami percaya bahwa keberhasilan penataan sungai tidak hanya bergantung pada pembangunan fisik, tetapi juga pada keterlibatan warga dalam merawat hasilnya. DSDABM akan terus mendorong sinergi antarinstansi dan masyarakat demi mewujudkan sungai yang bersih, aman, dan bermanfaat bagi kehidupan kota.

Temukan juga di:

https://www.instagram.com/p/DOlE7WTEsUb/
https://www.instagram.com/p/DOluuyNEsv5/

Read More

Surabaya Bergerak, Infrastruktur Kuat untuk Kota Tangguh

Surabaya terus berbenah menghadapi tantangan zaman. Melalui Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM), kami hadir untuk mewujudkan infrastruktur yang lebih baik demi kenyamanan warga. Dengan siapa, kapan, dan bagaimana, seluruh langkah kami diarahkan agar Surabaya semakin maju, warganya tenang, dan kota tetap tangguh menghadapi cuaca ekstrem.

Dalam menghadapi perubahan iklim yang kian tidak menentu, kesiapsiagaan menjadi kunci. Saat ini, DSDABM mengoperasikan 315 unit pompa dengan kapasitas sedot hingga 513 m³/detik, serta memantau 77 pintu air secara nonstop. Tim siaga kami bekerja 24 jam penuh dalam 3 shift, memastikan aliran air tetap terkendali agar potensi banjir dapat diminimalisir. Upaya ini adalah bentuk keseriusan kami melindungi warga dari dampak cuaca ekstrem.

Selain itu, perbaikan infrastruktur jalan dan jalur pedestrian terus dilakukan. Jalan-jalan utama yang menjadi urat nadi mobilitas kota diperbaiki agar lebih aman dan nyaman dilalui. Jalur pedestrian juga ditata agar ramah bagi pejalan kaki, menciptakan ruang kota yang lebih tertib, inklusif, dan mendukung aktivitas masyarakat. Infrastruktur yang tangguh adalah fondasi bagi kota yang terus bergerak maju.

Semua upaya ini berangkat dari semangat kolaborasi bersama warga. Kami percaya, “Bersama warganya, Surabaya makin tangguh hadapi tantangan kota.” DSDABM berkomitmen untuk selalu hadir mendampingi, menjaga, dan membangun, sehingga Surabaya bukan hanya sekadar bertahan, tetapi juga tumbuh sebagai kota yang adaptif dan berdaya saing.

Mari kita bersama-sama wujudkan Surabaya Bergerak 2025, demi kota yang maju, berdaya, dan menenangkan hati seluruh warganya.

Temukan juga di: https://www.instagram.com/p/DOckyG_kg9S/?utm_source=ig_web_copy_link&igsh=NTc4MTIwNjQ2YQ==

Read More

Tabebuya Mekar, Koridor Surabaya Kian Cantik Menyenangkan Bagi Pejalan Kota

Kami di DSDABM Kota Surabaya mengabarkan suasana musim berbunga yang tengah merekah di koridor-koridor pedestrian. Pada pekan ini, tabebuya menampakkan warna terbaiknya di sejumlah sudut kota, menghadirkan pemandangan yang sedap dipandang dan teduh untuk dilalui. Momentum ini kami hadirkan bagi warga yang beraktivitas berjalan kaki—pagi, siang, maupun sore—agar pengalaman bergerak di ruang publik terasa lebih nyaman, aman, dan menyenangkan.

Kehadiran tabebuya memberi nuansa lembut pada lanskap kota. “Beberapa sudut kota kini diselimuti indahnya bunga tabebuya yang bermekaran,” menjadi kesan yang kuat saat kita melintasi jalur pedestrian. Ranting-ranting yang dipenuhi bunga menambah tekstur visual di sepanjang koridor; dari kejauhan, kelopak berwarna terlihat seperti selimut tipis yang meneduhkan. Di beberapa titik, latar pepohonan memberi kontras yang apik terhadap aktivitas lalu lintas kota, sehingga koridor tampil hidup tanpa kehilangan ketenangannya.

Pengalaman berjalan kaki pun terasa khas musim berbunga. “Warna-warni kelopaknya membuat jalur pedestrian terlihat seperti taman berjalan,” demikian gambaran yang tergambar di lapangan. Para pejalan menikmati ritme langkah yang lebih santai di bawah naungan kanopi tabebuya; sebagian berhenti sejenak untuk mengamati kelopak yang bergoyang tertiup angin, sebelum kembali melanjutkan perjalanan. Pemandangan ini selaras dengan ungkapan warga di media sosial yang ringkas namun hangat: “Surabaya lagi cantik banget 🥰🌸”.

Kami mengundang masyarakat untuk menikmati momen ini secara tertib: gunakan jalur pedestrian yang tersedia, jaga kebersihan, dan apresiasi keindahan kota dengan cara-cara sederhana yang mencerminkan kedewasaan warga Surabaya. Semoga hamparan tabebuya memperkaya suasana ruang publik, menegaskan karakter kota yang ramah bagi pejalan kaki, serta menumbuhkan kebanggaan kita bersama atas wajah Surabaya hari ini.

Temukan juga di: https://www.instagram.com/reel/DOUvj7nkgnP/?igsh=em0zb2k2ZXU2bGdv

Read More

Penertiban Bangunan Liar di Sempadan Saluran Surabaya

Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya bersama perangkat daerah terkait mendampingi kegiatan penertiban dan pembongkaran bangunan liar yang berdiri di atas sempadan saluran milik Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (DPUSDA) Provinsi Jawa Timur. Kegiatan ini berlangsung pada awal pekan di salah satu kawasan padat penduduk di Surabaya.

Penertiban dilakukan karena bangunan-bangunan tersebut melanggar aturan tata ruang sekaligus menghambat fungsi saluran air. Sejumlah alat berat diturunkan untuk mempercepat proses pembongkaran, dibantu petugas lapangan serta aparat keamanan yang memastikan jalannya kegiatan tetap kondusif. Sebelum tindakan fisik dilakukan, warga pemilik bangunan telah mendapatkan sosialisasi dan pemberitahuan resmi terkait rencana penertiban ini.

Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Surabaya menyampaikan bahwa langkah ini penting untuk menjaga kelancaran aliran air serta mencegah terjadinya genangan dan banjir di kawasan sekitarnya. “Bangunan yang berdiri di atas sempadan saluran berpotensi mengganggu fungsi infrastruktur kota. Oleh karena itu, penertiban ini merupakan upaya bersama agar lingkungan lebih tertib dan masyarakat dapat merasakan manfaat infrastruktur yang optimal,” ungkapnya.

Selain pembongkaran fisik, petugas juga melakukan pembersihan puing-puing bangunan dan normalisasi saluran agar dapat kembali difungsikan sebagaimana mestinya. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Surabaya untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola lingkungan perkotaan.

DSDABM Surabaya mengajak seluruh warga kota untuk ikut menjaga lingkungan dengan tidak mendirikan bangunan di area yang dilarang, khususnya di atas sempadan saluran. “Mari kita jaga lingkungan kita dan bersama-sama meningkatkan sifat tertib dalam bernegara,” sebagaimana disampaikan pula dalam ajakan resmi yang menyertai kegiatan ini.

Melalui penertiban ini, diharapkan tercipta ruang kota yang lebih tertata, aliran air yang lebih lancar, serta kualitas hidup masyarakat yang lebih baik.

Temukan juga di: https://www.instagram.com/p/DOKn4tUEihd

Read More

DSDABM dan OPD Terkait Gerak Cepat Pulihkan Fasilitas dan Ajak Jaga Kota

Sabtu, 30 Agustus 2025 — Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM), bersama OPD terkait, bergerak cepat menangani dampak demonstrasi yang berlangsung di pusat kota. Tim gabungan langsung diterjunkan untuk membersihkan sisa gas air mata, memperbaiki trotoar dan pagar pembatas, serta menghapus coretan dari sejumlah fasilitas publik yang terdampak.

Respon cepat ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga kondusivitas kota. Sejumlah titik seperti jalur pedestrian, halte, dan penerangan jalan umum langsung dibersihkan dan dirapikan untuk memastikan warga dapat kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman.

Seiring dengan penanganan di lapangan, DSDABM juga menyampaikan pesan sosial kepada warga Surabaya melalui media visual. Dalam video singkat yang ditayangkan, masyarakat diajak untuk bersama-sama menjaga ruang publik dan menghindari tindakan perusakan. Pesan seperti “Lindungi sesama warga,” “Jangan rusak fasilitas publik,” hingga “Demo boleh, rusuh jangan” menjadi pengingat bahwa setiap aksi di ruang publik seharusnya tetap dibarengi dengan tanggung jawab sosial.

Fasilitas umum adalah milik kita bersama. Ketika rusak, yang terdampak bukan hanya pemerintah, tapi seluruh warga kota. Oleh karena itu, selain respons cepat dari dinas teknis, keterlibatan masyarakat dalam menjaga dan merawat hasil pembangunan menjadi bagian yang tak terpisahkan dari keberlanjutan kota.

DSDABM berkomitmen untuk terus menjaga infrastruktur kota tetap dalam kondisi prima, namun kami percaya — kota yang tertib dan nyaman hanya dapat terwujud bila dijaga bersama.

Temukan juga di:
📍 Penanganan Pascademo → https://www.instagram.com/p/DN-JfxgifzX/

📍 Pesan Sosial untuk Warga → https://www.instagram.com/reel/DOAY0BiEtZ4/

Read More

DSDABM Rayakan Kemerdekaan Lewat Semangat Lomba Antar OPD Pemkot Surabaya

Read More

Musim Hujan Tiba, Saatnya Sekolah Siap Sedia dengan Ceria

Memasuki musim hujan, kesiapsiagaan menjadi kunci utama dalam menjaga keselamatan dan kenyamanan, termasuk di lingkungan sekolah. Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya mengajak seluruh satuan pendidikan untuk mulai membangun kesadaran sejak dini tentang pentingnya waspada dan tanggap terhadap potensi genangan maupun risiko lainnya yang dapat muncul selama musim penghujan.

Kegiatan edukatif ini dikemas secara ceria dan interaktif agar siswa dapat belajar dengan suasana menyenangkan, tanpa mengurangi esensi kewaspadaan. Materi yang disampaikan mencakup berbagai hal praktis seperti mengenali titik-titik rawan genangan di sekitar sekolah, memahami pentingnya menjaga kebersihan saluran air, dan cara melaporkan jika terdapat sumbatan atau kerusakan fasilitas drainase.

Selain itu, kami juga mengedukasi siswa dan guru untuk memeriksa kebersihan selokan, tidak membuang sampah ke saluran air, dan melakukan gotong royong membersihkan lingkungan sekolah secara berkala. Di beberapa sekolah, dilakukan pula simulasi sederhana tentang langkah yang harus diambil saat terjadi hujan deras, seperti menjauh dari aliran listrik terbuka, menjaga barang-barang penting tetap kering, dan tetap tenang sambil mengikuti arahan guru.

DSDABM percaya bahwa kesiapsiagaan tidak harus selalu kaku dan menegangkan. Dengan pendekatan edukatif yang ringan, siswa justru dapat lebih mudah menyerap informasi dan menerapkannya dalam keseharian. Apalagi, jika dikombinasikan dengan aktivitas kreatif seperti kuis, poster edukatif, hingga lomba kebersihan kelas saat musim hujan.

Mari hadapi musim hujan dengan semangat kolaboratif. Sekolah yang bersih, aman, dan tangguh akan tercipta jika seluruh warga sekolah memiliki kesadaran dan peran aktif. Bersama kita wujudkan lingkungan belajar yang sehat, nyaman, dan siap menghadapi cuaca apapun.

Temukan juga di: https://www.instagram.com/p/DNrhbuk5GsD

Read More

Percepatan Penyelesaian Proyek Jalan Tambang Boyo – Pacar Keling

Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) terus menunjukkan komitmennya dalam percepatan pembangunan infrastruktur kota. Salah satu proyek prioritas yang sedang dikerjakan adalah perbaikan jalan di ruas Jl. Tambang Boyo – Jl. Pacar Keling. Sesuai arahan dan target dari Wali Kota Surabaya, proyek ini ditargetkan tuntas pada bulan Agustus dan segera bisa dilalui oleh masyarakat.

Sejak beberapa waktu lalu, pengerjaan dilakukan secara intensif dengan melibatkan tim yang bekerja tanpa kenal lelah, mulai pagi, siang, sore, hingga malam, demi memenuhi target yang telah ditetapkan. Langkah ini tidak hanya untuk mempercepat progres, tetapi juga untuk memastikan kualitas hasil pembangunan tetap terjaga.

Perbaikan ruas jalan ini diharapkan mampu meningkatkan kelancaran mobilitas masyarakat, mengurangi kemacetan, serta mendukung kegiatan ekonomi warga di kawasan sekitar. Dengan kondisi jalan yang lebih baik, manfaatnya akan dirasakan tidak hanya oleh masyarakat Pacar Keling, tetapi juga oleh pengguna jalan dari berbagai wilayah yang melintas di jalur tersebut.

Semangat kerja kami berpijak pada pesan Wali Kota Surabaya agar pembangunan infrastruktur benar-benar dirasakan langsung manfaatnya oleh warga. “Kami bekerja dengan maksimal pagi, siang, sore, malam untuk warga Kota Surabaya,” menjadi komitmen nyata yang terus kami pegang.

Dengan selesainya pembangunan ini di bulan Agustus, diharapkan akses transportasi lebih nyaman, aktivitas harian semakin lancar, dan pertumbuhan ekonomi kawasan semakin dinamis. Kami mengajak warga Surabaya untuk bersama-sama menjaga fasilitas yang telah dibangun demi keberlanjutan kota yang lebih maju dan sejahtera.

Temukan juga di: https://www.instagram.com/p/DNiBdX1PHuO/

Read More

Sungai Kalianak Berubah Wajah, Warga Rayakan HUT RI Bersama Pemerintah Kota

Normalisasi tahap pertama Sungai Kalianak yang telah selesai dilaksanakan menandai transformasi penting dalam penataan kawasan sungai di Surabaya. Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) bersama Satpol PP Surabaya, serta dukungan dari Kecamatan Rembang dan warga setempat, bersinergi dalam pelaksanaan kegiatan yang bertujuan mengembalikan fungsi sungai sebagai ruang publik yang aman, sehat, dan inklusif.

Pekerjaan normalisasi dilakukan secara bertahap, meliputi pengerukan sedimen, pelebaran alur sungai, serta pembersihan bantaran dari bangunan liar dan tumpukan sampah. Hasilnya, kawasan yang sebelumnya kumuh kini telah tertata dan dapat diakses serta dimanfaatkan oleh masyarakat secara langsung. Penataan ini juga menjadi bagian dari upaya pengendalian banjir dan peningkatan kualitas lingkungan di wilayah Kalianak Timur.

Sebagai wujud rasa syukur atas keberhasilan ini, warga bersama perangkat kelurahan dan kecamatan menggelar lomba dayung dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-79 Republik Indonesia. Kegiatan ini bukan sekadar ajang hiburan, tetapi menjadi simbol dari ruang hidup yang kembali dimiliki warga, serta contoh nyata bagaimana pembangunan infrastruktur dapat memberikan dampak sosial yang positif. Suasana semarak, semangat gotong royong, dan keceriaan warga mencerminkan lahirnya ruang sosial baru di tepian sungai.

Bagi DSDABM, kolaborasi ini menunjukkan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh kualitas teknis pekerjaan, tetapi juga oleh kekuatan koordinasi antarlembaga dan partisipasi masyarakat. Dukungan Satpol PP dalam menjaga ketertiban dan Kecamatan Rembang dalam memobilisasi masyarakat menjadi kunci kelancaran kegiatan di lapangan.

Kami percaya bahwa sungai bukan sekadar saluran air, melainkan juga elemen vital dalam kehidupan kota. Mari kita jaga bersama, manfaatkan secara bijak, dan rawat ruang-ruang publik ini agar terus memberi manfaat bagi generasi mendatang.

Temukan juga di:
https://www.instagram.com/p/DNfWNhcxlt9/
https://www.instagram.com/reel/DNfT3E-xTlH

Read More

DSDABM Bersama Berbagai Pihak Kembangkan Trotoar Surabaya Nyaman Aman

Sejak 2021, Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) terus mengembangkan pedestrian path atau jalur pejalan kaki di berbagai titik kota. Pembangunan ini dilakukan untuk menciptakan trotoar yang lebih lebar, rapi, dan ramah bagi semua kalangan, sebagai bagian dari visi mewujudkan Compact City Surabaya yang berorientasi pada mobilitas ramah lingkungan.

Perubahan nyata terlihat dari kondisi awal yang sempit dan terputus-putus menjadi jalur pedestrian yang terhubung dengan baik, aman, dan nyaman dilalui. Kini, anak-anak dapat berangkat sekolah tanpa harus berebut ruang dengan kendaraan, warga bisa berjalan santai menikmati suasana kota, dan pedagang dapat beraktivitas dengan lebih tertib. Fasilitas juga dirancang inklusif untuk penyandang disabilitas, memastikan setiap warga memiliki hak yang sama dalam menikmati ruang publik.

Pembangunan ini tidak berdiri sendiri. Berbagai pihak turut berperan aktif, di antaranya Bappeda Litbang Kota Surabaya, Surabaya Walks, dan Dinas Perhubungan Kota Surabaya. Kolaborasi ini memastikan proses perencanaan, pembangunan, dan pengelolaan jalur pedestrian berjalan terpadu, efektif, dan sesuai kebutuhan masyarakat. Prinsip keberlanjutan menjadi dasar, sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang dan mendukung pengurangan emisi kendaraan bermotor.

Sebagaimana kami sampaikan, “Setiap langkah di atasnya kini terasa lebih aman.” Pembangunan trotoar bukan hanya soal infrastruktur fisik, tetapi juga bagian dari membangun budaya berjalan kaki yang lebih kuat di Surabaya, memperindah wajah kota, dan meningkatkan kualitas hidup warganya.

Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan memanfaatkan pedestrian path ini dengan bijak. Dengan dukungan semua pihak, Surabaya dapat terus melangkah menuju kota yang lebih ramah pejalan kaki, berkelanjutan, dan membanggakan bagi seluruh warganya.

Temukan juga di: https://www.instagram.com/reel/DNUp4BvJfzo/?igsh=eXB3eW5wcHk0MHk5

Read More
instagram default popup image round
Follow Me
502k 100k 3 month ago
Share

PENGUMUMAN PERINGATAN!! KEPADA PEMILIK REKLAME TANPA IJIN DI JL. DOKTOR IR. HAJI SOEKARNO -UNTUK SEGERA DIBONGKAR-